Tugasmu hanya menyampaikan, selebihnya adalah soal pertarungan gejolak hatinya dan kuasa Allah yg maha membolak-balikan hati manusia.
Senin, 22 April 2019
KAPITALISME, AKAR MASALAH ISLAMOFOBIA
oleh: Lailatul Fitriyah,S.Pd. (Komunitas Muslimah Sholiha Tamansari)
Islam, bukan sebuah kata yang baru bagi dunia, ia sudah ada sejak ribuan tahun lalu. Islam itu berarti menyerah tunduk dan patuh kepada perintah Sang Maha Pencipta, membawa pesan perdamaian yang termaktub dalam kitab suci Al-Quran, membawa berita kebahagiaan bagi umat manusia. Islam adalah agama damai, islam adalah penuh kasih sayang yang dibuktikan oleh para pembawanya. Namun sebaik apapun agama islam, tetap ada para pembencinya, upaya untuk memonsterisasi islam amat masif dilakukan oleh musuh-musuhnya, islam selalu dikait-eratkan dengan tindak kejahatan dan terorisme, islam di citrakan buruk oleh para pembencinya hingga menimbulkan ISLAMOFOBIA.
Jumat, 01 Maret 2019
Al Akhfiya'
“Al Qur’an telah membentuk hati yang siap memikul amanah. Hati itu adalah hati yang teguh dan kuat, sehingga tidak menginginkan apapun di muka bumi ini. Hati itu sanggup memberi segenap apapun dan menanggung semuanya. Hati yang hanya memandang ke akherat. Hati yang hanya mengharap ridhaNya. Hati yang membuat raga siap menempuh semua perjalanan meski harus mengalami kesulitan, penderitaan, halangan, siksaan, pengorbanan, bahkan kematian sekalipun. Hati yang tidak mengharap balasan sekaligus di muka bumi ini, meski balasan itu berupa kemenangan dakwah, berupa kejayaan kaum muslimin dan bahkan ketika balasan itu berupa kehancuran kaum dhalim…
Hati yang menyadari bahwa perjalanannya tidak menghadapi apapun kecuali berhadapan dengan keharusan untuk member tanpa mengharap balasan.
Hati yang menunggu akherat…
Hati kitakah itu?
Sejauh apa hati kita dari hati semacam itu?
Tak perlu tengok kanan kiri!
Kamis, 22 November 2018
Tantangan Intelektual Muda di Era Kapitalisme
Sampai detik ini tidak ada selisih paham mengenai besarnya
pengeruh pemuda dalam setiap peristiwa perubahan besar di dunia, kekuataan
fisik dan intelektualitas yang dimiliki pemuda meniscayakan hal itu. Benar saja
jika kemudian para kafir liberal menjadikan para pemuda sebagai aset untuk
keberlangsungan ideologi dan kehidupan mereka, negeri negeri muslim yang
terbentang dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang
sebagian besarnya adalah dari kalangan pemuda menjadi lahan basah bagi ideologi
barat (kapitalisme liberal) sekaligus ancaman terbesarnya.
PUISI BACK TO MUSLIM IDENTITY
Aku
berlarian namun tak tau arah mana yang hendak ku tuju.
kesana kemari mencari makna tentang arti sebuah kata “hidup”
Di kampus
aku ditempa, sungguh berharap kudapat jawab atas tiap pencarianku.
Melihat
hiruk pikuk pemuda berdasi rapi siang malamnya habis untuk tugas akademik.
Seperti
itukah gambaran yang harus ku ikuti untuk hidupku?
Selasa, 23 Februari 2016
Hayy Reseller Cordova
Assalamualaikum ukhti.
Alhamdulillah respon masyarakat terhadap hijab syar'i semakin besar yaa. tentu semua itu atas izin Allah dan taklepas dari dukungan ukhti semua yg membantu mensyiarkan hijab syar'i. Besar banget harapan kami kalo kita sama sama bisa edukasi pasar tentang pakaian yang sesuai syariat itu melalui produk-produk cordova..
Alhamdulillah respon masyarakat terhadap hijab syar'i semakin besar yaa. tentu semua itu atas izin Allah dan taklepas dari dukungan ukhti semua yg membantu mensyiarkan hijab syar'i. Besar banget harapan kami kalo kita sama sama bisa edukasi pasar tentang pakaian yang sesuai syariat itu melalui produk-produk cordova..
Senin, 01 Februari 2016
Liberalisme bikin LGBT makin ON!
Sedih
sekaligus khawatir atas kesus lesbi, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang
semakin hari semakin marak terjadi di negeri ini, baru-baru ini pelakunya diketahui
tidak hanya dari kalangan orang dewasa tapi juga anak-anak sebagaimana yang
diungkap oleh www.metropolitan.id/2016/01 tentang adanya komunitas bocah homo jadi trending
topic di twitter. Menurut penelusuran situs tersebut para anggota dari
komunitas yang notabene adalah anak-anak itu tidak lagi punya malu menyatakan
dirinya sebagai gay dan menunjukan
gambar-gambar yang tidak sepatutnya. Namun anehnya menyaksikan kondisi generasi
yang seperti ini penguasa bukannya menindak tegas pelaku justru malah membiarkan perilaku LGBT dengan alasan kebebasan dan HAM. Sesungguhnya
LGBT jika tetap dibiarkan hanya akan menambah buruk kondisi generasi negeri
ini. Mendekatkannya pada jurang kerusakan.
Selasa, 27 Januari 2015
Siapa Sebenarnya The Real Terrorism itu?
percaya
atau tidak yang pasti ini adalah fakta bahwa dunia saat ini dikuasai oleh
segelintir orang yang menggelar diri mereka sebagai "the new world
order" mereka menguasai 96% media masa dunia sehingga dapat mengatur
segala pemberitaan dan informasi, dgan menguasai media yang menjadi nadi
penggerak dunia saat ini tidak mustahil dan terbukti mereka dapat menguasai
pola pemikiran, opini dan mempengaruhi corak budaya budaya lain, dan menyetir
sekehendak hatinya sesuai kepentingan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)
